Kepala LPS: Vaksin Jadi Harapan Perbaikan Kredit Perbankan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit TNI Kodim 0710 Pekalongan mengikuti suntik vaksin Covid-19 di Makodim Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

    Prajurit TNI Kodim 0710 Pekalongan mengikuti suntik vaksin Covid-19 di Makodim Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa, 2 Maret 2021. ANTARA/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Lana Soelistianingsih mengatakan vaksin Covid-19 menjadi harapan perbaikan kredit perbankan. Hal itu sejalan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang terus bersinergi guna mendorong penurunan Suku Bunga Kredit.

    “Kami selalu berkomunikasi dan terus berkoordinasi, membahas kondisi makro dan mikro di sektor keuangan. Kami juga melihat kemungkinan apakah ada ruang untuk turun, sebagai kelanjutan dari suku bunga yang lain,“ ujar Kepala Eksekutif LPS, Lana Soelistianingsih dalam keterangan tertulis Rabu, 3 Maret 2021.

    Menurutnya, sinergitas kebijakan antar lembaga harus menjadi perhatian. Ia menambahkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi suku bunga kredit, belum stabilnya kredit atas permintaan karena kegiatan usaha yang belum menunjukkan konsistensi.

    Namun, dengan adanya program vaksinasi yang efektifitasnya sudah mulai dirasakan, dengan turunnya angka penyebaran covid-19, diharapkan kepercayaan masyarakat akan pulih dan kegiatan usaha kembali normal seiring dengan meningkatnya permintaan atas kredit pada bank.

    Dia mengatakan jika dilihat dari simpanan yang berbasis giro memang ada penurunan, karena tiga bulan lagi akan menghadapi bulan puasa dan Lebaran. Hal itu nampaknya beberapa kegiatan usaha mulai menggunakan giro.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.