ShopeePay Disebut Sisihkan GoPay dll pada Semester I 2021, Apa Penyebabnya?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dompet digital. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    Ilustrasi dompet digital. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    TEMPO.CO, Jakarta - ShopeePay mengungguli platform dompet digital lain seperti GoPay, OVO, dan DANA dengan penggunaan paling banyak di masyarakat pada kuartal I 2021 berdasarkan hasil riset dari Neurosensum.

    “Terbukti dari hasil survei ke partisipan riset Neurosensum, tercatat bahwa ShopeePay mendapatkan penetrasi pasar tertinggi [68 persen], diikuti oleh OVO [62 persen], DANA [54 persen], GoPay [53 persen], dan LinkAja [23 persen],” ujar Managing Director Neurosensum Indonesia Mahesh Agarwal lewat diskusi virtual, Selasa, 2 Maret 2021.

    Mahesh mengatakan pengguna dompet digital sudah mengungguli perbankan, sehingga e-wallet bukanlah sesuatu yang asing lagi.

    Riset digital tersebut berfokus pada penggunaan e-wallet sebagai medium transaksi digital 1.000 responden pengguna aktif e-commerce berusia produktif 19—45 tahun secara serentak di 8 kota besar di Indonesia, yaitu kawasan Jabodetabek, kota-kota besar di pulau Jawa, serta kota besar lainnya di Indonesia.

    Dia melanjutkan kesuksesan ShopeePay dalam menduduki posisi puncak dompet digital dengan penggunaan paling banyak di kalangan para peserta yang disurvei pun merupakan hasil dari upaya menyeluruh dan berkesinambungan dari tim ShopeePay dalam menggenjot promosi yang menggiurkan konsumen.

    Menurutnya, kenaikan pengguna ShopeePay ditopang oleh promosi terbanyak yang ditawarkan yakni sebesar (42 persen), OVO (25 persen), GoPay (16 persen), DANA (13 persen), dan LinkAja (4 persen).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.