Potensi Cuan dari Ikan Cupang, Pelajari Karakter dan Cara Perawatannya

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat ikan cupang pada pameran

    Pengunjung melihat ikan cupang pada pameran "Holly Betta Fish" di Blok M Square, Jakarta, Jumat, 18 Desember 2020. Variasi warna dari ikan cupang seperti halfmoon, veiltail, hingga crown tail, menjadi hiburan warga di tengah pandemi. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta -  Belakangan memelihara ikan cupang (Betta sp.) sebagai ikan hias sedang digandrungi masyarakat dan jadi salah satu hobi untuk menghilangkan kejenuhan di rumah selama pandemi Covid-19.

    Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri BUMN Erick Thohir baru-baru ini ikut memamerkan koleksi ikan cupang di media sosial. Memelihara ikan cupang sebagai ikan hias memang tengah naik daun di masa pandemi Covid-19, bisnis ikan yang dulu lazim dipelihara untuk diadu itu pun diklaim menjanjikan.

    Erick Thohir menceritakan salah satu office boy di kantornya, Ahmas, yang bisa mendapat tambahan penghasilan dari ikan cupang.  “Sebagai sesama pecinta ikan hias, saya senang sekali melihat warna warni ikan cupang menghias ruangan kantor kami,” tulis Erick dalam akun @erickthohir itu, pada Sabtu, 27 Februari 2021.

    Banyaknya varian ikan cupang dengan beragam bentuk dan warna membuat masyarakat kepincut untuk memelihara ikan kecil itu dalam akuarium, agar keelokannya bisa dinikmati setiap. Dijual dengan harga mulai dari belasan ribu hingga ratusan ribu rupiah, nyatanya memelihara ikan cupang tidak semudah yang dibayangkan.

    Jika ingin memelihara, ada empat hal yang perlu diketahui tentang ikan cupang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.