Ingin Dapat Diskon Pertamax Series dan Dex Series? Ini Penjelasan Pertamina

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) berpakaian adat minang tengah melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertamax Turbo di kawasan Artha Gading, Jakarta, Senin, 22 April 2019. Penggunaan pakaian adat tersebut guna memperingati hari kartini yang jaruh pada Tanggal 21 April kemarin. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) berpakaian adat minang tengah melakukan pengisian bahan bakar jenis Pertamax Turbo di kawasan Artha Gading, Jakarta, Senin, 22 April 2019. Penggunaan pakaian adat tersebut guna memperingati hari kartini yang jaruh pada Tanggal 21 April kemarin. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) kembali menggelar promo yang berlaku nasional. Kali ini perusahaan pelat merah itu memberi diskon atau potongan harga untuk bahan bakar minyak atau BBM jenis Pertamax.

    Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T) Putut Andriatno menjelaskan diskon diberikan untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series sebesar Rp 300 per liter.

    Adapun promo itu akan berlangsung sepanjang Maret 2021. Promo itu diberikan khusus bagi pengguna yang membeli BBM melalui aplikasi MyPertamina.

    "Penawaran khusus ini berlaku mulai 1 Maret hingga 31 Maret 2021 secara nasional dan berlaku untuk seluruh pengguna MyPertamina,” kata Putut seperti dikutip dalam keterangan resmi, Senin, 1 Maret 2021.

    Putut mengatakan, untuk penawaran khusus itu berlaku hanya untuk produk Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex diseluruh SPBU yang sudah terkoneksi dengan aplikasi MyPertamina yang dapat di cek melalui website www.mypertamina.id/spbu .


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.