Sri Mulyani: KSSK Godok Kebijakan untuk Dorong Bank Turunkan Bunga Kredit

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Menkeu Sri Mulyani melakukan peletakan batu pertama secara simbolis dalam seremoni pembangunan gedung Indonesia Financial Center di LOT-1, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa, 2 April 2019. Nantinya, sebagian gedung Indonesia Financial Center itu akan dimanfaatkan sebagai kantor pusat OJK. ANTARA

    Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Menkeu Sri Mulyani melakukan peletakan batu pertama secara simbolis dalam seremoni pembangunan gedung Indonesia Financial Center di LOT-1, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa, 2 April 2019. Nantinya, sebagian gedung Indonesia Financial Center itu akan dimanfaatkan sebagai kantor pusat OJK. ANTARA

    Ia juga menegaskan bahwa KSSK yang berisi perwakilan Kemenkeu, BI, OJK, LPS ingin melihat transmisi suku bunga acuan berjalan dengan lancar. Hal ini dipastikan bakal turut dibahas dalam pertemuan KSSK bulan ini.

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah akan terus mengkomunikasikan masalah suku bunga ini. "Karena memang salah satu yang diminta ke perbankan adalah agar penurunan BI rate dan lending rate bisa ditransmisikan ke konsumen," ujarnya.

    Saat ini, dia melihat spread suku bunga kredit dan suku bunga acuan dari BI masih lebar. "Walaupun, single digit, tetapi masih di atas 9,75 persen."

    Selain Sri Mulyani dan Airlangga Hartarto, sejumlah pihak sudah sering kali mengkritik kalangan perbankan yang belum juga menurunkan bunga kredit meski bank sentral telah memangkas suku bunga acuannya. Hal ini juga dikeluhkan oleh para pengusaha yang kesulitan berekspansi dengan bunga kredit tinggi di masa pandemi seperti sekarang. 

    BISNIS

    Baca: Insentif PPnBM, Sri Mulyani: Yang Mau Beli Mobil Sebaiknya Sekarang Sampai Mei


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.