BPS Jabar: Logistik Angkutan Udara Januari 2021 Turun Hampir 77 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai penerbangan Citilink Indonesia melaksanakan uji penerbangan perdana (proving flight) untuk kargo atau Freighter pertamanya dengan jenis pesawat B737-500, 19 Mei 2020. Foto/antaranews.com

    Maskapai penerbangan Citilink Indonesia melaksanakan uji penerbangan perdana (proving flight) untuk kargo atau Freighter pertamanya dengan jenis pesawat B737-500, 19 Mei 2020. Foto/antaranews.com

    TEMPO.CO, Bandung -Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Dyah Anugrah Kuswardani mengatakan logistik udara penerbangan domestik di lima bandara di Jawa Barat pada Januari 2021 menembus 187,56 ton.

    “Dan ini kalau dibandingkan dengan Desember 2020, atau month to month bulan Desember 2020, ini tercatat 812,17 ton, maka turun sebesar 76,91 persen, atau hampir turun 77 persen,” kata dia, dalam siaran pers daring, Senin, 1 Maret 2020.

    Baca Juga: BPJT: Proyek Jalan Tol Serpong - Cinere Capai 92,81 Persen

    BPS Jawa Barat melakukan survei pada aktivitas angkutan logistik udara dari 5 bandara di Jawa Barat. Yakni Bandara Husein Sastranegara (Kota Bandung), Kertajati (Majalengka), Nusawiru (Ciamis), Cakrabhuana Penggung (Cirebon), serta Wiriadinata (Tasikmalaya). BPS Jawa Barat mencatat muatan penerbangan domestik di Jawa Barat meliputi barang, bagasi, dan pos/paket.

    Pada survei bulan Januari 2021 tercatat 187,56 ton, turun 76,91 persen dibandingkan Desember 2020 yang tercatat sebesar 812,17 ton. Sementara dibandingkan Januari 2020, jumlahnya juga menurun.

    “Turun sebesar 54,35 persen, karena jika dibandingkan pada Januari 2020 bongkar muat barang, bagasi, serta pos/paket tercatat 410,82 ton, dan di Januari 2021 hanya sebesar 187,56 ton,” kata Dyah.

    BPS Jawa Barat juga mencatat keseluruhan angkutan penumpang yang berangkat melalui 5 bandara di Jawa Barat. Pada Januari 2021 tercatat keseluruhan penumpang berjumlah 15.176 orang, turun sebesar 39,34 persen dibandingkan Desember 2020 yang tercatat sebanyak 25.017 orang. Jumlahnya juga turun sebanyak 69,7 persen dibandingkan Januari 2020 yang tercatat sebanyak 50.082 orang.

    Pada Januari 2021 jumlah penumpang pesawat udara paling banyak dicatatkan oleh Bandara Husein Sastranegara sebanyak 15.119 orang. Sisanya berasal dari Bandara Nusawiru 57 orang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.