Lelang Tujuh Seri Surat Utang Negara, Kemenkeu Bidik Rp 45 T

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuanan Luky Alfirman saat meluncurkan surat utang berharga negara (SBN) syariah seri Sukuk Tabungn ST-003 di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Jumat 1 Februari 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuanan Luky Alfirman saat meluncurkan surat utang berharga negara (SBN) syariah seri Sukuk Tabungn ST-003 di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Jumat 1 Februari 2019. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, JakartaPemerintah akan kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa 2 Maret 2021 mendatang, untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021. 

    Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR Kementerian Keuangan, pemerintah akan menawarkan tujuh seri yang terdiri dari SPN12210603 (new issuance), SPN12220203 (reopening), FR0086 (reopening), FR0087 (reopening), FR0088 (new issuance), FR0083 (reopening), dan FR0089 (new issuance).

    Target indikatif dari lelang SUN 2 Maret 2021 ditetapkan senilai Rp30 triliun dan target maksimal senilai Rp45 triliun.

    Adapun profil masing-masing seri yang akan dilelang sebagai berikut:
    -Surat Perbendaharaan Negara seri SPN12210603 (Diskonto; 3 Juni 2021)
    -Surat Perbendaharaan Negara seri SPN12220203 (Diskonto; 3 Februari 2022)
    -Obligasi Negara Seri FR0086 (5,50000%; 15 April 2026)
    -Obligasi Negara Seri FR0087 (6,50000%; 15 Februari 2031)
    -Obligasi Negara Seri FR0088 (6,25000%; 15 Juni 2036)
    -Obligasi Negara Seri FR0083 (7,50000%; 15 April 2040)
    -Obligasi Negara Seri FR0089 (6,87500%; 15 Agustus 2051).

    Alokasi pembelian nonkompetitif SPN12210603 dan SPN12220203 ditetapkan 50 persen dari jumlah yang dimenangkan. Sementara alokasi pembelian nonkompetitif dari 5 seri obligasi negara ditetapkan 30 persen dari jumlah yang dimenangkan.

    Lelang dibuka pada Selasa 2 Maret 2021, pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Setelmen akan dilaksanakan pada 4 Maret 2021 atau 2 hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang (T+2).  

    Dalam lelang Surat Utang Negara pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur dalam PMK No. 168/PMK.08/2019 dan PMK No. 38/PMK.02/2020.

    BACA: Kemenkeu Beri Keringanan Utang untuk Debitur, Lapindo Tak Dapat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.