PUPR Targetkan Konstruksi Seksi II Tol Ciawi-Sukabumi Selesai Agustus

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I dari Ciawi ke Cigomong, Bogor, Jawa Barat, siap dibuka sebagai jalur mudik lebaran 2018 mulai Jumat pagi, 8 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    Ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I dari Ciawi ke Cigomong, Bogor, Jawa Barat, siap dibuka sebagai jalur mudik lebaran 2018 mulai Jumat pagi, 8 Juni 2018. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan konstruksi Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi II yakni Cigombong - Cibadak selesai pada Agustus 2021.

    "Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat, 26 Februari 2021.

    Menurut Basuki, kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

    Semakin lancarnya konektivitas, diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya. Selain itu, mendukung produktivitas sektor pariwisata seperti di Pelabuhan Ratu, Curug Awang, Curug Cikaso hingga Gunung Gede.

    Progres konstruksi Tol Ciawi-Sukabumi pada Seksi 2 ruas Cigombong - Cibadak sepanjang 11,9 km telah mencapai 76,50 persen. Ditargetkan konstruksi Jalan Tol Ciawi - Sukabumi Seksi 2 rampung pada Agustus 2021.

    Jalan Tol Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 km terdiri dari 4 Seksi, yaitu Seksi I Ciawi-Cigombong (15,35 km), Seksi II Cigombong-Cibadak (11,9 km), Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat (13,7 km), dan Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur (13,05 km).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.