Awal Perdagangan, IHSG Melemah di Level 6.276,32

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Jumat, 26 Februari 2021.

    Melansir data RTI, pada pukul 10.04 WIB, IHSG berada pada level 6.276,32 atau turun 0,23 persen dibanding penutupan sebelumnya di level 6.289,6.

    Sebanyak 119 saham melaju di zona hijau dan 302 saham di zona merah. Sedangkan 136 saham lainnya stagnan.

    Sebelumnya terpantau investor asing masuk dengan net buy Rp 224,7 miliar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI menjadi yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp 44,7 miliar.

    Saham BBRI naik 0,21 persen menjadi 4.740. Sedangkan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menjadi yang kedua paling banyak diborong asing dengan net buy Rp 21,9 miliar. Saham TLKM turun di 1,72 persen menjadi 3.430.

    Sementara itu di jajaran top gainers, saham PT Goodyear Indonesia Tbk. atau GDYR naik 24,6 persen ke level 3.390 dan PT Bank Bumi Arta Tbk. atau BNBA juga menguat 24,4 persen ke level 1.705.

    Direktor PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG saat ini masih akan dipengaruhi oleh rilis kinerja emiten secara full year yang memiliki kemungkinan akan banyak mengalami penurunan. Ia memperkirakan IHSG pada hari ini abak bergerak di kisaran 6.202 hingga 6.318.

    Hal tersebut, kata dia, dapat mempengaruhi pergerakan harga saham emiten. Selain itu fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas juga masih akan mewarnai pergerakan IHSG. "Hari ini IHSG masih berpotensi terkonsolidasi," ucapnya dalam keterangan tertulis.

    Baca: BEI Beberkan Sebab Hapus Kode Broker, Salah Satunya: Kurangi Perilaku Herding


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.