Banjir Jawa Barat, Menteri PU Minta Proyek Bendungan Cibeet dan Cijuray Dikebut

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau lokasi banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 Juli 2020. ANTARA/Abriawan Abhe

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau lokasi banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 Juli 2020. ANTARA/Abriawan Abhe

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono telah meminta Gubernur Jawa Barat dan para Bupati untuk memulai penanganan Citarum Hilir, yakni dengan pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijuray di Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan untuk menanggulangi banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan belakangan ini.

    Basuki menyebutkan, di Citarum Hilir terdapat Sungai Cibeet. Saat hujan kemarin, kontribusi alirannya 900 meter kubik per detik dan bertemu dengan Sungai Citarum yang debitnya 400 meter kubik per detik. 

    "Sehingga total debit di hilir ini mencapai 1.300 meter kubik per detik. Sedangkan daya tampungnya hanya 1.100 meter kubik per detik, sehingga sungai meluap," kata Basuki seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis, 25 Februari 2021.

    Selain itu, Menteri Basuki juga menyatakan penanganan banjir juga dilakukan dengan melanjutkan penyelesaian pembangunan tanggul di hilir Sungai Citarum. Tanggul dari Bendung Curug sampai ke Muara itu memiliki panjang 150 km. "Yang terbangun baru 20 km karena melintasi kawasan permukiman, ini juga akan kita perkuat," katanya.

    ADVERTISEMENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?