Kartu Prakerja Gelombang 12: Fitur Pembuatan Akun Sudah Aktif

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kartu Prakerja. Prakerja.go.id

    Ilustrasi Kartu Prakerja. Prakerja.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah kembali melanjutkan program Kartu Prakerja pada 2021. Minggu pagi ini, 21 Februari 2021, Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengumumkan situs resmi prakerja.go.id sudah bisa menerima pembuatan akun.

    "Untuk mereka yang berminat mengikuti program Kartu Prakerja 2021," kata Louisa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad.

    Kartu Prakerja adalah salah satu program untuk para pencari kerja yang dimodifikasi pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional. Sepanjang 2020, manajemen sudah membuka pendaftaran untuk 11 gelombang untuk 5,6 juta peserta.

    Tahun 2020, anggaran sempat turun menjadi Rp 10 triliun, sebelum akhirnya ditetapkan sama, yaitu Rp 20 triliun. "Minimal semester pertama ini sudah akan jalan lagi dengan anggaran Rp 10 triliun,” kata Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede ketika dihubungi, Kamis, 14 Januari 2021.

    Louisa mengatakan, situs resmi menyediakan layanan bagi mereka yang sudah memiliki akun di tahun 2020, tetapi belum lolos seleksi. Untuk kelompok ini, mereka bisa melakukan pembaharuan akun apabila ada data yang berubah.

    "Ini hanya pengaktifan fitur di situs agar orang bisa membuat akun," kata Louisa.

    Sementara, jadwal pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 belum disampaikan oleh manajemen pelaksana. "Pembukaan proses seleksi gelombang 12 akan kami umumkan kemudian," kata dia.

    FAJAR PEBRIANTO

    Baca juga: Dipastikan Berlanjut, Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.