Sri Mulyani Ingin UMKM Tak Hanya Bertahan dari Pandemi, Tapi Bangkit Lebih Kuat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) akan digunakan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bangkit dari krisis akibat pandemi COVID-19.

    "Kita dalam situasi pandemi harus ikut berkontribusi dan gotong royong untuk memulihkan kembali dan mendukung UMKM agar mereka tidak saja bertahan, tapi juga bangkit menjadi lebih kuat," katanya dalam Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Beli Kreatif Danau Toba di Jakarta, Sabtu 20 Februari 2021.

    Sri Mulyani menjelaskan pemerintah selama ini telah banyak berikan dukungan kepada UMKM melalui APBN yang masuk dalam anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

    Ia menyebutkan dari total anggaran PEN 2021 sebesar Rp688,33 triliun terdapat dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi senilai Rp187,17 triliun dengan fokus pada beberapa program.

    Program tersebut di antaranya terdiri atas subsidi bunga KUR dan non-KUR, BPUM, penjaminan loss limit UMKM dan korporasi, IJP UMKM dan korporasi, pembebasan rekmin dan biaya abonemen listrik, serta pembiayaan PEN lainnya. "Pemerintah selama ini banyak memberikan dukungan ke UMKM," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.