Pesan Komut Bank Permata untuk Ridha Wirakusumah yang Ditunjuk Jadi CEO SWF

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridha D.M. Wirakusumah. permatabank.com

    Ridha D.M. Wirakusumah. permatabank.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Bangkok Bank dan Komisaris Utama Bank Permata, Chartsiri Sophonpanich, menyambut baik penunjukan resmi Direktur Utama perseroan, Ridha Wirakusumah, sebagai CEO Sovereign Wealth Fund (SWF) atau LPI oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Begitu juga dengan penujukan Komisaris Independen perseroan, Hariyanto Sahari yang telah dilantik menjadi Dewan Pengawas di LPI.

    "Kepercayaan pemerintah Indonesia terhadap kedua anggota Dewan Direksi dan Dewan Komisaris PermataBank merupakan kebanggaan luar biasa bagi kami dan kami ingin mengucapkan selamat kepada keduanya atas posisi baru mereka," ujar Chartsiri dalam keterangan tertulis, Jumat, 19 Februari 2021.

    Chartsiri berharap bahwa amanah tersebut dapat diemban dengan sebaik-baiknya oleh Ridha dan Hariyanto untuk memberikan kontribusi positif bagi SWF guna mencapai visi Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi nomor 5 di dunia.

    Sebelumnya, Direktur Utama Bank Permata, Ridha D.M. Wirakusumah ditunjuk sebagai CEO Lembaga Pengelola Investasi (LPI) sesuai dengan penunjukan resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada tanggal 16 Februari 2021. Sementara, Komisaris Independen Bank Permata, Haryanto Sahari telah dilantik menjadi salah satu pejabat Dewan Pengawas LPI pada bulan Januari yang lalu.

    Dalam keterangan yang sama Ridha merasa terhormat mendapatkan kesempatan untuk memberikan sumbangsih kepada Ibu Pertiwi melalui mandat baru sebagai CEO Lembaga Pengelola Investasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.