Genjot Ekspor, Indonesia Siapkan Gudang Distribusi di Hungaria

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengikuti upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. M Lutfi juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di masa kepresidenan SBY. ANTARA/BPMI Setpres/Muchlis Jr

    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengikuti upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. M Lutfi juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di masa kepresidenan SBY. ANTARA/BPMI Setpres/Muchlis Jr

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria, Péter Szijjártó di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri mendiskusikan sejumlah upaya peningkatan perdagangan bilateral.

    Salah satunya pendirian gudang penyimpanan dan pusat distribusi (stockpile) produk Indonesia di Hungaria untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pengiriman produk. Sehingga diharapkan dapat mendorong ekspor Indonesia ke Hungaria dan wilayah Eropa Tengah dan Timur.

    "Menteri Szijjártó menyambut baik rencana tersebut dan siap membantu realisasinya. Saya akan minta perwakilan Indonesia di Budapest untuk menindaklanjutinya,” kata Muhammad Lutfi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 18 Februari 2021.

    Baca Juga: Sedang Pandemi Covid-19, Nilai Perdagangan Indonesia - Hungaria Naik

    Dari catatan Kemendag, nilai total perdagangan Indonesia-Hungaria sepanjang 2020 sudah mencapai 212,7 juta dolar AS. Tren peningkatan pun terjadi hingga 15,62 persen dalam periode 2016 sampai 2020.

    Nilai ekspor dan impor Indonesia ke Hungaria masing-masing tercatat sebesar 81,5 juta dolar AS dan 131,2 juta dolar AS. Sementara itu, nilai investasi Hungaria di Indonesia pada 2020 tercatat senilai 1,5 juta dolar AS.

    Selain itu, kedua pihak juga membicarakan isu perdagangan lainnya, seperti dukungan penyelesaian perundingan antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-EU CEPA) secepatnya dan penjajakan kerja sama imbal dagang. “Hungaria merupakan salah
    satu negara mitra nontradisional yang potensial di Eropa dan dapat menjadi hub ke wilayah Eropa Tengah dan Timur," kata Lutfi.

    Saat ini, kata dia, sudah ada produk santan Indonesia yang menjadi market leader di Hungaria. "Saya yakin kita dapat mendorong berbagai produk unggulan lainnya seperti CPO, perhiasan, mi instan, dan suku cadang otomotif," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.