Bos BRI Jelaskan Sebab Bisnis UMKM Lesu di Akhir Tahun 2020

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi usaha mikro kecil menengah (UMKM).

    Ilustrasi usaha mikro kecil menengah (UMKM).

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas bisnis UMKM pada akhir 2020 menurun setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan sejak awal tahun. 

    "Banyak konsumen membatalkan rencana liburan dan belanja akhir tahunnya," kata Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI Sunarso dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 18 Februari 2021.

    Selain itu juga ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di akhir September 2020. Sehingga akhirnya kinerja bisnis UMKM ikut tertekan.

    Seperti diketahui libur akhir tahun lalu dipotong sebanyak tiga hari, yakni dari 28 Desember hingga 30 Desember 2020. Kebijakan diambil karena ada kekhawatiran kasus Covid-19 bakal naik seperti libur panjang sebelumnya.

    Sementara penurunan aktivitas bisnis UMKM ini terekam dalam survei terbaru BRI Micro & SME Index (BMSI). Pada indikator pertama yaitu Indeks Aktivitas Bisnis (IAB) turun menjadi 81,5 di kuartal IV 2020.

    Penurunan terjadi setelah dua kuartal sebelumnya mengalami tren kenaikan. Dari 65,5 pada kuartal II 2020 menjadi 84,2 pada kuartal III 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.