Banyuwangi Festival 2021, Sandiaga Berharap Sektor Pariwisata Bangkit

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berdiskusi dengan pelaku pariwisata di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Kamis 11 Februari 2021. Kunjungan itu dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno disela berkantor di Bali untuk berdiskusi langsung dengan pengelola dan pelaku pariwisata setempat yang mengalami penurunan pendapatan karena minimnya kunjungan wisatawan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berdiskusi dengan pelaku pariwisata di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Kamis 11 Februari 2021. Kunjungan itu dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno disela berkantor di Bali untuk berdiskusi langsung dengan pengelola dan pelaku pariwisata setempat yang mengalami penurunan pendapatan karena minimnya kunjungan wisatawan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung penyelenggaraan Banyuwangi Festival 2021 untuk menggeliatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

    “Saya sangat bersemangat mendukung Banyuwangi Festival 2021, sebagai daya tarik pariwisata daerah untuk kembali membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif. Banyuwangi dengan kalender kegiatannya, telah dinobatkan sebagai kota festival terbaik dan menjadi rujukan destinasi pariwisata Indonesia,” ujar Menparekraf Sandiaga, dalam acara Launching Banyuwangi Festival 2021, secara hybrid di Jakarta, Rabu 18 Februari 2021.

    Banyuwangi Festival 2021 merupakan kalender wisata yang sudah memasuki tahun ke-10, dengan menghadirkan 102 kegiatan dari berbagai macam atraksi.

    Pelaksanaan festival tersebut mengusung konsep “colorful hybrid” yang memadukan antara luring dan daring. Hal ini dilakukan agar kreativitas masyarakat Banyuwangi tetap berjalan, meskipun di tengah pandemi.

    Sandiaga mengatakan penyelenggaraan kegiatan tersebut memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat Banyuwangi.

    Hal tersebut di dukung dari data tahun 2019 yang menunjukkan bahwa PAD naik Rp29 miliar, angka kemiskinan menurun 7,52 persen, PDRB naik 157,5 persen, dan pendapatan perkapita naik 149 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.