Sandiaga Uno: 34 Juta Pelaku Parekraf Perlu Prioritas Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang Pasar Tanah Abang saat antre untuk menjalani vaksinasi COVID-19 massal di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. Vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang di blok A, B, F, dan G. Total sasaran vaksinasi tahap kedua ini mencapai 38.513.446 yang terdiri dari 21 juta lebih lansia, dan hampir 17 juta untuk pekerja pelayanan publik. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pedagang Pasar Tanah Abang saat antre untuk menjalani vaksinasi COVID-19 massal di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. Vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang di blok A, B, F, dan G. Total sasaran vaksinasi tahap kedua ini mencapai 38.513.446 yang terdiri dari 21 juta lebih lansia, dan hampir 17 juta untuk pekerja pelayanan publik. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta pemerintah untuk turut memprioritaskan pelaku di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk disuntik Vaksin Covid-19.

    "Kami di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif amat mengapresiasi 55 ribu pedagang di Tanah Abang yang memulai proses vaksinasi Covid-19 hari ini bersama Presiden Joko Widodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan," kata Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis, Rabu, 17 Februari 2021.

    Baca Juga: Cerita Kupon 7 Warna Dalam Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang

    Menurutnya, mereka yang berjualan di Pasar Tanah Abang adalah bagian dari pelaku ekonomi kreatif, para pedagang ini menjual produk fashion. Sebagaimana diketahui Pasar Tanah Abang merupakan salah satu pusat produk fashion terbesar di Asia Tenggara dan juga yang besar di Asia.

    "Kami melihat Ini bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku ekonomi kreatif khususnya di bidang fashion. Namun ada 34 juta pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya yang menunggu prioritas dari pemerintah dan tentunya stakeholder di bidang kesehatan," ujarnya.

    Dia mengatakan dampak pandemi Covid-19 terutama di sektor pariwisata kontraksinya amat dalam. Sehingga dengan hasil kunjungan serta rapat kerja Kemenparekraf bersama dengan Menko Perekonomian bahwa sektor pariwisata cukup membebani atau menarik ke bawah potensi pemulihan ekonomi Indonesia.

    "Kami mengusulkan khususnya agar sektor pariwisata terutama yang berhubungan langsung dengan masyarakat sebagai bentuk dari pelayanan publik bisa diberikan prioritas, khusus nya di Bali dan di beberapa destinasi wisata unggulan lainnya," kata Sandiaga.

    Kemenparekraf melihat bahwa dengan PPKM Mikro yang mulai menunjukkan hasil positif merupakan sinyal baik bagi proses pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

    Sandiaga Uno menegaskan pihaknya akan pastikan perjuangan Kemenparekraf mendorong agar 34 juta orang Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bisa mendapatkan prioritas vaksinasi Covid-19.

    Dia mengatakan kalau ingin perekonomian pulih seiring dengan langkah-langkah mengatasi Covid-19 tentunya harus dari dua sisi. Sisi pertama, yaitu dengan bantuan sosial dan menggerakkan sektor konsumsi masyarakat maupun kebijakan-kebijakan yang mendongkrak pendapatan masyarakat. Juga harus diimbangi dengan penekanan pencegahan penularan virus Corona Covid-19 ini dengan 3M, 3T, dan juga Vaksinasi."Harapan kami ini (vaksin Covid-19) bisa terealisasi dengan cepat," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.