Hutama Karya Siap Melego Tol Trans Sumatera ke Lembaga Pengelola Investasi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hutama Karya menargetkan Jalan Tol Trans-Sumatera rampung seluruhnya pada 2024.

    Hutama Karya menargetkan Jalan Tol Trans-Sumatera rampung seluruhnya pada 2024.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) siap untuk menawarkan sejumlah ruas Tol Trans Sumatera yang dikelola mereka kepada Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Skemanya bisa dalam bentuk divestasi atau pengalihan konsesi untuk jangka waktu tertentu.

    "Kami berharap LPI dapat mengambil ruas-ruas tol yang sudah beroperasi," kata Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021.

    Baca Juga: Hutama Karya Klarifikasi Soal Denda di Tol Trans Sumatera

    Sehingga, kata Budi, dana diperoleh nantinya dapat digunakan untuk membangun ruas tol baru. Saat ini, Hutama baru membangun 530 km, dari total 2.765 km jaringan tol Lampung ke Aceh.

    Sehari sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mengumumkan Ridha Wirakusumah sebagai CEO LPI. Ridha akan memimpin lembaga dana abadi ini yang diharapkan bisa membantu pembiayaan pembangunan infrastruktur.

    Menurut Ridha, mandat pertama dari LPI memang untuk mendanai pembangunan infrastruktur. "Kami sekarang konsentrasikan dulu yang Toll Road," kata dia dalam konferensi pers, usai pengumuman Jokowi.

    Jalan tol diprioritaskan karena memiliki nilai multiplier effect yang besar dan nilai investasi yang tinggi. Untuk itu, kata Ridha, LPI akan melihat peluang kerja sama dengan para pemilik tol seperti Waskita Karya, Jasa Marga, hingga Hutama Karya.

    Tapi sejauh ini, Budi belum mengetahui kapan pembicaraan akan dilakukan bersama LPI. "Kan baru kemarin diumumkan," kata dia.

    Adapun hingga akhir 2020, sudah ada 8 ruas tol Hutama Karya yang operasional. Rinciannya yaitu:

    1. Tol Pekanbaru-Dumai (132 Km)
    2. Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 Km)
    3. Tol Sigli-Banda Aceh seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km)
    4. Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (141 Km)
    5. Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Tol Pematang Panggang-Kayu Agung (189 Km)
    6. Tol Palembang-Indralaya (22 Km)
    7. Tol Medan-Binjai seksi 2 & 3 (15 Km)
    8. Tol Medan-Binjai seksi 1 (Tanjung Mulia-Marelan-Helvetia) Segmen Tanjung Mulia-Marelan (4,2 km)

    Dari kedelapan ruas tol itu terkait pembangunan Tol Trans Sumatera.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.