Pemerintah Berencana Lanjutkan Dana Hibah Pariwisata di Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, membahas rencana program kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam skema besar Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021.

    "Hari ini kita diberikan komitmen bahwa kita harus bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan program-program yang berbasis data, terukur, tepat sasaran, dan juga tepat manfaat," kata Menparekraf Sandiaga Uno usai pertemuannya dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa 16 Februari 2021. 

    Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Kurleni Ukar, serta Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo.

    Beberapa program yang menjadi fokus pembicaraan adalah rencana melanjutkan dan memperluas dana hibah pariwisata. Pada 2020, hibah pariwisata yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tercatat sebesar Rp3,3 triliun.

    Program ini bertujuan membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang sedang mengalami gangguan finansial. Selain itu program pemulihan akibat pandemi yang terealisasi sebesar 69,47 persen atau sebesar Rp2,26 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.