Sandiaga Uno Sedih Dana Hibah Pariwisata Dikorupsi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) berdiskusi dengan pengelola kawasan wisata di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Kamis 11 Februari 2021. Kunjungan itu dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno disela berkantor di Bali untuk berdiskusi langsung dengan pengelola dan pelaku pariwisata setempat yang mengalami penurunan pendapatan karena minimnya kunjungan wisatawan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) berdiskusi dengan pengelola kawasan wisata di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Kamis 11 Februari 2021. Kunjungan itu dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno disela berkantor di Bali untuk berdiskusi langsung dengan pengelola dan pelaku pariwisata setempat yang mengalami penurunan pendapatan karena minimnya kunjungan wisatawan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengaku sedih saat mengetahui adanya kasus dugaan korupsi dana hibah pariwisata. Tindakan korupsi yang dilakukan pejabat, bagi Sandi, menciderai amanah rakyat.

    "Saya ingin kita memiliki sistem yang lebih mampu mencegah, serta kita implementasikan di setiap lapisan kementerian," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, usai acara pengawasan dan sosialisasi anti korupsi di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin, 15 Februari 2021. 

    Acara ini dihadiri sejumlah pejabat komisi antirasuah. Mulai dari Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar hingga Plt Deputi Bidang Pendidikan KPK Wawan Wardiana.

    Dana hibah pariwisata merupakan salah satu program di masa pandemi Covid-19. Anggarannya mencapai Rp 3,3 triliun. "Ini merupakan bagian dari pemulihan ekonomi nasional," kata Menteri Pariwisata sebelumnya, Wishnutama, pada Oktober 2020.

    Sandiaga tidak merinci kasus dugaan dana hibah pariwisata. Sejumlah pemberitaan di media nasional, kasus korupsi dana hibah terjadi yaitu di Buleleng, Bali.

    Dikutip dari Bisnis.com, Buleleng mendapatkan dana hibah pariwisata senilai Rp 13,4 miliar. Delapan aparatur sipil negara (ASN) setempat diduga menyewelengkan dana ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.