Harapan Jokowi ke CEO LPI: Jadikan SWF Berkelas Dunia

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah. Biro Pres

    Ketua Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah. Biro Pres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi yakin Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority alias INA bisa menjadi Sovereign Wealth Fund (SWF) kelas dunia. Pasalnya, LPI memiliki sejumlah modal untuk mencapai target tersebut.

    "Dengan fondasi hukum dan dukungan politik yang kuat serta Dewas dan jajaran direksi yang hebat dan jejaring internasional yang kuat saya meyakini, INA akan memperoleh kepercayaan nasional dan internasional, serta mampu membuat INA sebagai Sovereign Wealth Fund kelas dunia," ujar Jokowi dalam siaran langsung, Selasa, 16 Februari 2021. 

    Jokowi merinci tiga faktor yang akan mendukung langkah LPI ke depannya. Pertama soal landasan hukum. Jokowi mengatakan pembentukan LPI memiliki dasar hukum yang kuat. Pasalnya, pembentukan INA sudah diatur dalam UU Cipta Kerja.

    Di samping itu, menurut Jokowi, LPI juga memiliki kelembagaan dan cara kerja yang jelas, yaitu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2020.

    Kedua, Jokowi mengatakan LPI dijamin menjadi institusi profesional yang dilindungi Undang-undang. Serta akan menggunakan pertimbangan-pertimbangan profesuinal dalam menentukan langkah kerjanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?