Sandiaga Uno Targetkan Pembukaan 6 Ribu Lapangan Kerja Sebelum Lebaran

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berdiskusi dengan pelaku pariwisata di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Kamis 11 Februari 2021. Kunjungan itu dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno disela berkantor di Bali untuk berdiskusi langsung dengan pengelola dan pelaku pariwisata setempat yang mengalami penurunan pendapatan karena minimnya kunjungan wisatawan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berdiskusi dengan pelaku pariwisata di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Kamis 11 Februari 2021. Kunjungan itu dilakukan Menparekraf Sandiaga Uno disela berkantor di Bali untuk berdiskusi langsung dengan pengelola dan pelaku pariwisata setempat yang mengalami penurunan pendapatan karena minimnya kunjungan wisatawan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan terbukanya lapangan kerja yang mencakup 4 ribu hingga 6 ribu pekerja sebelum Lebaran 1442 Hijriah di sektor wisata dan industri kreatif.  Target itu digeber melalui program padat karya.

    "Pagi tadi kami melakukan rapat kordinasi di bawah Kementerian Kordinator Bidang Maritim dan Investasi untuk membahas program padat karya. Bagaimana kita bisa memastikan bahwa sebelum Lebaran, program-program ini bisa menyerap lapangan pekerjaan," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Februari 2021.

    Program padat karya merupakan salah satu skema yang dilakukan pemerintah untuk mengejar pemulihan ekonomi nasional atau PEN. Tiap-tiap kementerian memiliki program padat karya yang bertujuan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan daya beli serta menanggulangi kemiskinan.  

    Sandiaga menjelaskan pemerintah terus mengejar pemulihan kegiatan ekonomi, termasuk di sektor pariwisata dan industri kreatif. Sebab di tengah kondisi pandemi yang berkepanjangan, masyarakat yang berada dalam kelompok ekonomi menengah ke bawah rentan terkena imbas krisis.

    Baca juga: Menteri Trenggono dan Sandiaga Uno Sepakat Kembangkan Wisata Bahari

    Selain terpuruk secara ekonomi, kelompok masyarakat ini mengalami kendala akibat kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). "Istilahnya cash flow work, yaitu kegiatan-kegiatan yang bisa memberikan penghasilan kepada masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah yang sekarang kehilangan pekerjaan, itu bisa dilakukan," ujar Sandiaga.

    Sangiaga menerangkan, Kementeriannya kini memiliki program padat karya bertajuk “Program Bersih Indah Sehat Aman” alias “Program Bisa”. Program ini, tutur mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, berkaitan dengan kegiatan untuk membersihkan, merawat, memastikan keindahan, dan menjaga aspek kesehatan di destinasi-destinasi wisata.

    Program Bisa, Sandiaga melanjutkan, akan difokuskan di Bali. Sesuai dengan program PEN, pemerintah akan menyerap tenaga kerja hingga total 150 ribu di Pulau Dewata melalui pelbagai proyek.  

    "Jadi ini yang kami akan fokuskan bagaimana 150 ribu ini yang mencakup revitalisasi jogging dan walking track di Pantai Sanur, serta pengelolaan sampah di Kabupaten Klungkung,” katanya.

    Program padat karya di Bali juga akan menjangkau pembenahan lebih dari 170 desa wisata, mendorong pengelolaan sampah di Pantai Kuta, dan menyiapkan destinasi berbasis berkelanjutan seperti ekowisata. "Ini yang kita harapkan bisa kita eksekusi sebelum Lebaran, ini menjadi target kita ke depan," ujar Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?