Pedagang Pasar Tanah Abang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 pada 17 Februari 2021

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang dokter senior disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. REUTERS/Willy Kurniawan

    Seorang dokter senior disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah segera memulai tahap dua program vaksinasi Covid-19, yaitu untuk pekerja publik dan masyarakat lanjut usia. Vaksinasi tahap kedua ini akan dimulai dari para pedagang di Pasar Tanah Abang DKI Jakarta.

    "Vaksinasi tahap kedua akan dimulai dari pedagang pasar yang menjadi pilot project di DKI Jakarta yaitu Pasar Tanah Abang, Rabu, 17 Februari 2021," ujar Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dr Maxi Rein Rondonuwu dalam konferensi video, Senin, 15 Februari 2021.

    Vaksinasi tersebut akan berlangsung selama enam hari dengan target 55 ribu pedagang pasar Tanah Abang. Harapannya, vaksinasi itu nantinya akan bergulir untuk seluruh pedagang pasar di DKI Jakarta dan seluruh Indonesia.

    Maxi mengatakan mulainya vaksinasi tahap kedua bisa dimulai mengingat capaian vaksinasi tenaga kesehatan kemajuannya lebih cepat dari rencana. Vaksinasi itu dipercepat agar kekebalan kekebalan kelompok atau herd immunity segera tercapai. Selain pekerja publik, vaksinasi tahap dua juga menyertakan para lansia.

    "Ini bagian dari strategi menekan laju penularan virus, mengurangi beban rumah sakit dan membantu tenaga kesehatan," ujar Maxi.

    Program vaksinasi tahap kedua berlangsung mulai Februari dan diharapkan selesai pada Mei 2021. Pada Mei, pemerintah menargetkan akan memulai tahapan vaksinasi untuk masyarakat lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.