KRL Yogyakarta - Solo Tambah Jadwal Perjalanan Selama 3 Hari

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRL Yogyakarta-Solo akan resmi beroperasi 10 Februari. Antaranews.com/(Eka AR)

    KRL Yogyakarta-Solo akan resmi beroperasi 10 Februari. Antaranews.com/(Eka AR)

    TEMPO.CO, Jakarta -  PT KCI akan menambah dua jadwal perjalanan kereta rel listrik atau KRL Yogyakarta - Solo, selama tiga hari ke depan terhitung sejak Senin, 15 Februari hingga Rabu, 17 Februari 2021.

    "Selama tiga hari ke depan, total perjalanan KRL yang semula 20 perjalanan per hari, maka akan bertambah menjadi 22 perjalanan per hari," kata VP Corporate Secretary PT KCI Anne Purba sesuai rilis yang diterima di Yogyakarta, Senin.

    Baca Juga: Jalan-jalan Naik KRL Yogyakarta - Solo, Ini Jadwal dan Stasiun Pemberhentiannya

    Selain menambah jadwal perjalanan, sebagian perjalanan KRL Yogyakarta juga akan dijalankan dengan stamformasi delapan kereta dari sebelumnya empat kereta dalam satu trainset.

    Penambahan formasi kereta tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas atau daya angkut kereta terutama pada jam sibuk yaitu pagi dan sore hari saat pelanggan masuk dan pulang kerja.

    Dengan delapan kereta, maka kapasitas angkut KRL pun akan meningkat menjadi 592 penumpang dalam satu trainset dari sebelumnya 296 penumpang dalam satu trainset. Kapasitas maksimal yang diizinkan dalam satu kereta atau gerbong KRL adalah 74 penumpang.

    Dari Stasiun Yogyakarta, KRL dengan delapan kereta akan dijalankan pada pukul 05.15 WIB, 08.13 WIB, 11.55 WIB, 15.50 WIB, dan 19.10 WIB.

    Sedangkan dari Solo Balapan, kereta dengan formasi delapan rangkaian akan dijalankan pada pukul 06.31 WIB, 09.40 WIB, 14.30 WIB, dan 17.42 WIB.

    PT KCI, lanjut dia, akan terus melakukan evaluasi terhadap pola operasional yang dijalankan untuk KRL Yogyakarta-Solo sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna dengan tetap memastikan protokol kesehatan dapat dilaksanakan secara optimal di tiap perjalanan kereta api. Petugas akan melakukan antrean penyekatan di stasiun apabila kondisi padat penumpang.

    Sementara itu, sejak dioperasionalkan pada 10 Februari hingga Minggu, 14 Februari 2021, total sudah ada 24.348 penumpang yang memanfaatkan KRL Yogyakarta-Solo.

    Jumlah penumpang KRL Yogyakarta - Solo mengalami peningkatan setiap harinya dari 3.236 penumpang pada operasional perdana dan pada Minggu meningkat menjadi 5.898 penumpang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.