Penjelasan Pemerintah Soal Insentif PPnBM Bisa Naikkan Konsumsi Triwulan I 2021

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan mengeluarkan insentif penurunan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) demi mendorong permintaan dan penawaran di sektor manufaktur, khususnya otomotif yang lesu karena pandemi Covid-19.

    Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan bahwa kebijakan tersebut diyakini dapat meningkatkan pembelian kendaraan roda empat.

    “Karena masyarakat kelas menengah yang biasanya membeli mobil sensitif terhadap perubahan harga apalagi di tengah vaksinasi mulai berjalan,” katanya Minggu 14 Februari 2021.  

    Kendati begitu, Iskandar menjelaskan bahwa stimulus tersebut tidak bisa bergerak sendiri. Pemerintah pada saat yang sama juga mempercepat proses vaksinasi virus Corona.

    ADVERTISEMENT

    Tujuannya untuk meningkatkan keyakinan masyarakat kelas menengah dan atas yang kini cenderung memilih menyimpan hartanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.