Luhut: Tol Tebing Tinggi Hubungkan Parapat hingga Kualanamu dalam 1,5 Jam

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pembangunan tol Tebing Tinggi - Serbelawan, Sumateara Utara akan dapat memangkas waktu tempuh dengan signifikan. Tol tersebut diyakini bakal menjadikan waktu tempuh dari Parapat hingga Kualanamu menjadi satu setengah hingga dua setengah jam.

    "Kita harap pembangunan tol ini mampu mempercepat akses yang ada, demi memutar perekonomian masyarakat," kata Luhut usai meninjau pembangunan fasilitas pendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, yakni ke proyek jalan tol Tebing Tinggi-Serbelawan, Sabtu 13 Februari 2021.

    Dalam keterangan tertulisnya, Luhut mengatakan, nantinya bakal dibangun kawasan-kawasan wisata di sekitar jalan tol yang diharapkan dapat memajukan usaha UMKM sekitar. "Jalan tol itu diharapkan dapat merangkai simpul ekonomi masyarakat sekitar secara keseluruhan selain mendukung akses menuju destinasi Danau Toba," katanya.

    Luhut berharap jalan tol yang akan dibuka pada akhir Desember 2021 itu bisa menghubungkan sampai ke Pematang Siantar. Sedangkan rencana pembangunan jalur Parapat dan Sibolga diperkirakan akan rampung pada tahun 2024.

    Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat jalan tol yang merupakan konektivitas pendukung dari Medan ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba terdiri dari enam seksi yaitu Seksi 1 Tebing Tinggi-Inderapura (20,4 km), Seksi 2 Inderapura-Kuala Tanjung (18,05 km).

    Berikutnya, Seksi 3 Tebing Tinggi-Serbelawan (30 km), Seksi 4 Serbelawan-Pematang Siantar (28 km), Seksi 5 Pematang Siantar-Seribudolok (22,30 km), dan Seksi 6 Seribudolok-Parapat (16,70 km)

    Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,25 km merupakan lanjutan dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 km yang telah selesai dibangun.

    Sebelumnya menteri Luhut menyatakan sejumlah pembangunan yang bertujuan untuk menekan biaya logistik di Indonesia ini bukanlah pekerjaan yang mudah. "Mudah mengkritik, tapi pada pelaksanaannya tidak semudah itu melakukannya," kata Luhut pada Selasa, 29 Desember 2020.

    ANTARA | FAJAR PEBRIANTO

    Baca: Luhut Tinjau Kesiapan Taman Herbal dan Hortikultura di Humbang Hasundutan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.