Wakil Menteri PUPR: 70 Km Jalan Trans Papua Diaspal Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara Jalur Trans Papua di ruas jalan Wamena-Habema, Papua, 9 Mei 2017. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jalur Trans Papua segmen 5 yakni Wamena-Habema-Kenyam-Mumugu sepanjang 284,3 Km telah tersambung. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Foto udara Jalur Trans Papua di ruas jalan Wamena-Habema, Papua, 9 Mei 2017. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jalur Trans Papua segmen 5 yakni Wamena-Habema-Kenyam-Mumugu sepanjang 284,3 Km telah tersambung. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Timika - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jhon Wempi Wetipo menyebut ruas jalan Trans Papua yang menghubungkan Provinsi Papua Barat dengan Provinsi Papua dengan panjang sekitar 70 kilometer akan segera diaspal tahun ini.

    Ditemui Antara di Timika, Sabtu, 13 Februari 2021, Wempi Wetipo mengatakan panjang jalan Trans Papua yang sudah dikerjakan mencapai 3.500 km. "Yang tersisa itu sekitar 70 km yang belum kita buka. Ada beberapa ruas baru juga yang akan kita buka. Sekarang konektivitas di Papua dan Papua Barat sudah dilakukan hampir 90 persen," katanya.

    Menurut dia, salah satu ruas jalan Trans Papua yang akan dikerjakan itu yakni rute yang menghubungkan Kabupaten Teluk Wondama di Provinsi Papua Barat menuju Kabupaten Nabire di Provinsi Papua.

    Ruas jalan itu, kata dia, sebetulnya sudah tersambung, hanya saja belum diaspal. "Pengaspalan ruas jalan Mame Windesi segmen 1, segmen 2 dan segmen 3 akan dilakukan tahun ini. Proses lelangnya sudah selesai. Diharapkan bulan Agustus nanti kita akan melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI di kawasan perbatasan Provinsi Papua dan Papua Barat," kata Wakil Menteri PUPR tersebut.

    Meski sebagian besar ruas jalan Trans Papua sudah terhubung, khusus untuk rute pantai utara (pantura) dari Nabire menuju Jayapura belum dikerjakan karena berbagai kendala.

    "Ruas jalan dari Nabire menuju Jayapura yang melalui Waropen masuk sampai Sarmi itu sama sekali belum terhubung karena harus melalui kawasan hutan bakau. Untuk membangun jalan di rute tersebut investasinya sangat mahal," kata Wempi Wetipo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.