Tahun Baru Imlek, Susi Pudjiastuti: Semoga Anda Semua Lebih Baik

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susi Pudjiastuti. Foto: Tiket.com

    Susi Pudjiastuti. Foto: Tiket.com

    TEMPO.CO, Jakarta – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyampaikan ucapan hari raya Imlek melalui akun Twitter pribadi terverifikasinya, @susipudjiastuti. Dalam rekaman video berdurasi 23 detik, Susi yang tampak mengenakan kemeja merah berharap agar tahun baru kali ini membawa kebaikan.

    “Saya ucapkan untuk yang merayakan Hari Raya Imlek, selamat merayakan Hari Raya Imlek, semoga tahun baru untuk Snda semua lebih baik, lebih damai, lebih membahagiakan,” katanya pada Jumat, 12 Februari 2021.

    Bos Susi Air ini juga berharap tahun kerbau logam membawa berkat, seperti kesehatan, keselamatan, dan rezeki. “Semoga kesehatan, keselamatan, dan rezeki menyelimuti kita semua,” kata Susi.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya juga mengunggah video ucapan selamat Imlek. Ia berharap seluruh warga keturunan Tionghoa merasakan kemeriahan tahun baru meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.

    ADVERTISEMENT

    “Walaupun tidak bisa melakukan perayaan semeriah tahun-tahun sebelumnya, saya harap seluruh warga Tionghoa tetap dapat merasakan kemeriahan dan bersuka cita bersama keluarga di perayaan Imlek tahun ini,” tutur Sri Mulyani lewat akun Instagram pribadinya.

    Sri Mulyani mengatakan Imlek memiliki makna khusus. Perayaan ini menandai ungkapan syukur atas rezeki yang diterima. Selain itu, tahun baru membawa harapan atas berkah dan kemakmuran.

    “Tahun baru Imlek juga melambangkan keharmonisan di dalam kehidupan,” kata Sri Mulyani. Dia berharap masyarakat Indonesia senantiasa dilimpahi berkah, kemakmuran, dan keharmonisan dalam keberagaman. “Gong Xi Fa Cai."

    BACA: Jokowi Minta Dikritik, Susi - Kwik Kian Gie Soroti Hate Speech dan Buzzer

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...