Libur Imlek, Jasa Marga: 146 Ribu Kendaraan Keluar dari Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan terjebak macet di ruas Tol Dalam Kota, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. PT Jasa Marga (Persero) memprediksi puncak arus libur Natal 2020 di wilayah Jabodetebak akan terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Kendaraan terjebak macet di ruas Tol Dalam Kota, Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020. PT Jasa Marga (Persero) memprediksi puncak arus libur Natal 2020 di wilayah Jabodetebak akan terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 146.889 kendaraan keluar dari Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi pada H-1 libur Imlek 2021. Volume lalu-lintas ini meningkat 11 persen dibandingkan dengan lalu-lintas harian normal.

    Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan angka tersebut terekam melalui sejumlah gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah selatan), serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah timur). Heru menjelaskan, lalu-lintas didominasi trafik ke arah timur mencapai 75.383 kendaraan.

    “Sebanyak 38.427 kendaraan menuju arah barat dan 33.079 kendaraan menuju arah selatan,” ujar Heru dalam keterangannya, Jumat. 12 Februari 2021.

    Untuk kendaraan ke arah timur, Jasa Marga mencatat kendaraan melalui arah GT Cikampek Utama 1 mencapai 38.391 unit atau naik 30,6 persen dari kondisi normal. Sedangkan kendaraan yang melewati GT Kalihurip Utama 1 berjumlah 36.992 kendaraan atau naik 32,9 persen dari kondisi normal.

    Adapun kendaraan ke arah barat tercatat melalui GT Cikupa menuju Jalan Tol Tangerang-Merak mengalami penurunan 13,9 persen dari kondisi normal harian. Kemudian, kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol naik sebesar 8,7 persen dari lalu lintas normal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.