IHSG Ditutup Menguat Menjelang Imlek, Saham Astra International Dilego Asing

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore, 11 Februari 2021, ditutup menguat menjelang libur Hari Raya Imlek, Jumat.

    IHSG ditutup menguat 20,69 poin atau 0,33 persen ke posisi 6.222,52 menjelang Imlek. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,53 poin atau 0,06 persen ke posisi 953,56.

    "Market mengapresiasi komitmen Presiden AS Joe Biden yang akan menetapkan kebijakan stimulus fiskal senilai 1,9 triliun dolar AS, kebijakan pelonggaran moneter The Fed, dan tren kenaikan harga komoditas dunia," kata analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji di Jakarta, Kamis.

    Dari domestik, lanjut Nafan, pelaku pasar juga mengapresiasi komitmen Bank Indonesia dalam terus menerapkan kebijakan pelonggaran kuantitatif.

    Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman berada di zona hijau sepanjang perdagangan hingga penutupan bursa saham.

    Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 2,36 persen, diikuti sektor energi dan sektor kesehatan masing-masing 1,47 persen dan 1,25 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.