Borong Bitcoin USD 1,5 Miliar, Simak Rencana Tesla

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artist Margot Reverdy memutuskan bahwa Bitcoin harus nyata dan membuatnya kembali sebagai uang kertas. ZOOMIN TV

    Artist Margot Reverdy memutuskan bahwa Bitcoin harus nyata dan membuatnya kembali sebagai uang kertas. ZOOMIN TV

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga Bitcoin melonjak ke level tertinggi sepanjang masa setelah Tesla Inc. menyatakan telah membeli aset cryptocurrency ini senilai US$1,5 miliar. 

    Berdasarkan data Bloomberg, Bitcoin naik hingga 16 persen ke level tertinggi sepanjang masa di level US$44.795,20 (setara Rp 622 juta dengan kurs Rp 13.900) sebelum kemudian melandai menjadi 12 persen ke US$43.218,69 pada pukul 20.59 WIB.

    Lonjakan ini terjadi setelah Tesla telah menginvestasikan US$1,5 miliar untuk membeli Bitcoin, berdasarkan keterbukaan informasi Tesla kepada otoritas pasar modal AS. Ini menjadikan Tesla perusahaan terbesar yang mendukung aset cryptocurrency.

    Selain itu, Tesla juga mengatakan akan mulai menerima koin digital sebagai bentuk pembayaran untuk pembelian mobil listrik produksi perusahaan.

    ADVERTISEMENT

    “Kami berharap untuk mulai menerima Bitcoin sebagai bentuk pembayaran untuk produk kami dalam waktu dekat, tunduk pada hukum yang berlaku, dan awalnya hanya berlaku terbatas,” kata Tesla seperti dilansir Bisnis.com, Senin 8 Februari 2021.

    Dukungan salah satu perusahaan paling berpengaruh di dunia, dan pendirinya Elon Musk, kepada aset Bitcoin menjadi sentimen besar terhadap cryptocurrency. Padahal, aset ini telah dikritik oleh para pembuat kebijakan karena memfasilitasi pencucian uang dan penipuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.