Sepanjang 2020, Laba BCA Syariah Tumbuh 11,17 Persen dan Aset 12,57 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) tanda tangani kerja sama dengan PT Waqara Jasa Bangsa (Waqara) untuk memberikan kemudahan dan solusi ibadah umrah bagi masyarakat Indonesia, di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta pada Senin, 16 September 2019.

    PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) tanda tangani kerja sama dengan PT Waqara Jasa Bangsa (Waqara) untuk memberikan kemudahan dan solusi ibadah umrah bagi masyarakat Indonesia, di Kantor Pusat BCA Syariah, Jakarta pada Senin, 16 September 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta- Di tengah pandemi Covid-19, PT Bank BCA Syariah mencatatkan kenaikan laba dan aset sepanjang 2020. Untuk laba sebelum pajak (profit before tax), BCA Syariah mencatat capaian hingga Rp 92,6 miliar.

    "Meningkat 11,17 persen (year-on-year/yoy)," kata Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 8 Februari 2021. Adapun tahun lalu, capaiannya hanya Rp 83,3 miliar.

    Sementara, aset BCA Syariah sepanjang 2020 mencapai Rp 9,7 triliun. Angka ini naik 12,57 persen yoy dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp 8,6 triliun.

    Menurut Kosasih, pertumbuhan aset ini didukung oleh penambahan modal dari hasil penggabungan dengan Bank Interim Indonesia dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Sepanjang 2019, DPK tercatat sebesar Rp 6,8 triliun atau meningkat 10,37 persen yoy.

    Sementara, pembiayaan BCA Syariah relatif stagnan. Menurut Kosasih, ini adalah dampak dari rendahnya permintaan pembiayaan untuk ekspansi usaha dalam masa pandemi.

    Sepanjang 2020, pembiayaan BCA Syariah per Desember 2020 tercatat sebesar Rp 5,6 triliun. Capaian ini terkoreksi sebesar 1,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Baca Juga: Bank Interim Resmi Efektif Merger dengan BCA Syariah

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.