IHSG Dibuka Menguat di 6.194, Saham BCA Terbanyak Diborong Asing

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat di awal perdagangan hari ini, Senin, 8 Februari 2021. Pada preopening, IHSG naik 0,68 persen atau 41,82 poin menjadi 6.193,55. Adapun dari seluruh anggota Indeks LQ45, tercatat 37 saham menguat dan 8 saham stagnan.

    Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 1,02 persen atau 62,56 poin menjadi 6.214,29. Terpantau 216 saham menguat, 26 saham terkoreksi, dan 155 saham stagnan.

    Adapun investor asing masuk dengan net buy Rp 40,98 miliar. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tercatat terbanyak diborong dengan net buy Rp 13,8 miliar. Saham BCA naik 1,81 persen atau 625 poin menjadi Rp 35.200.

    Di jajaran top gainers, saham PT Damai Sejahtera Abadi Tbk. (UFOE) melejit 24,61 persen menuju Rp 476. Sementara saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menguat 4,51 persen menuju Rp 2.780.

    Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan secara teknikal IHSG bergerak mengarah ke resistance rata-rata pergerakan 20 hari di kisaran 6.230-an setelah berhasil menguat di level support rata-rata 50 hari di kisaran 6.060-an.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.