Semarang Banjir, Pertamina: Layanan dan Fasilitas Operasional Tetap Berjalan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mendorong sepeda motornya yang mogok dengan mengarungi jalan yang terendam banjir di Jalan Raya Arteri Soekarno-Hatta, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 6 Februari 2021.  Sejumlah jalan protokol maupun alternatif di Kota Semarang terendam banjir dengan ketinggan bervariasi antara sekitar 20 sentimeter hingga sekitar 1 meter akibat curah hujan tinggi sejak 5 Februari malam serta kurang lancarnya drainase yang menyebabkan lalu lintas terganggu. ANTARA FOTO/Aji Styawan

    Warga mendorong sepeda motornya yang mogok dengan mengarungi jalan yang terendam banjir di Jalan Raya Arteri Soekarno-Hatta, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 6 Februari 2021. Sejumlah jalan protokol maupun alternatif di Kota Semarang terendam banjir dengan ketinggan bervariasi antara sekitar 20 sentimeter hingga sekitar 1 meter akibat curah hujan tinggi sejak 5 Februari malam serta kurang lancarnya drainase yang menyebabkan lalu lintas terganggu. ANTARA FOTO/Aji Styawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sehubungan dengan banjir di kota dan kabupaten Semarang dalam dua hari terakhir, Pertamina memastikan layanan dan fasilitas operasional dalam pendistribusian bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga Avtur untuk masyarakat dapat tetap berjalan.

    “Terdapat 103 SPBU regular, 103 Agen LPG, 1 Fuel Terminal, dan 1 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Achmad Yani yang beroperasi di kota kabupaten Semarang," kata Marthia Mulia Asri, selaku pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah dalam keterangan tertulis, Ahad, 7 Februari 2021.

    Di antara jumlah tersebut, hanya satu SPBU yang dihentikan sementara beroperasi karena kondisi banjir di area SPBU, yaitu SPBU 4450107 Puri Anjasmoro.

    Dia mengatakan masyarakat dapat beralih sementara ke SPBU lainnya yang berada di sekitar, yaitu SPBU 4450109 Kalibanteng, SPBU 4450140 Sudirman, dan SPBU 4450119 Pamularsih.

    “Kami akan terus memantau kondisi banjir terkini untuk melakukan mitigasi operasi di lokasi lainnya, maupun kembali mengoperasikan SPBU tersebut setelah kami pastikan kondisi peralatan dan aspek keselamatan SPBU pasca banjir kemarin,” ujarnya.

    Terkait proses pengantaran BBM, dia menjelaskan mobil tangki Pertamina akan tetap beroperasi meskipun terkendala di sejumlah ruas jalan yang tergenang banjir. Selain itu, dia juga menyampaikan angka realisasi konsumsi BBM dan LPG di wilayah kota dan kabupaten Semarang.

    Adapun saat ini rata-rata konsumsi harian BBM jenis gasoline (produk Pertamax, Pertalite, dsb) berada di angka 1.220 kiloliter per hari, sementara BBM jenis gasoil (produk Pertamina Dex, Dexlite) berada di angka 706 kiloliter per hari. Untuk rata-rata konsumsi harian LPG berada di angka 674 Metric Ton per hari.

    Menurutnya, Pertamina akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen dan pelanggan setia meskipun banjir. “Jika terdapat kendala dan kebutuhan informasi seputar layanan dan produk dari Pertamina, konsumen dapat memanfaatkan Pertamina Call Center di nomor 135 dan aplikasi MyPertamina,” ujar dia.

    Baca Juga: BPBD DKI: Waspada Banjir, Pos Pantau Sunter Hulu Siaga 2


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.