Pandemi Diprediksi Berakhir 10 Tahun Lagi, Staf Sri Mulyani: Harus Tetap Optimis

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Staf Ahli bidang pengeluaran Negara saat diskusi webinar KSIxChange ke-25 pada 23 Juli 2020.

    Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Staf Ahli bidang pengeluaran Negara saat diskusi webinar KSIxChange ke-25 pada 23 Juli 2020.


    Sebelumnya, pandemi Covid-19 di Indonesia diprediksi berakhir 10 tahun lagi. Sedangkan pandemi di dunia secara global diperkirakan berakhir tujuh tahun lagi.

    Perhitungan ini, berdasarkan kalkulator vaksinasi yang kini sedang dilakukan di Indonesia. Perhitungan kalkulator vaksinasi itu dirilis oleh Bloomberg dengan memperhitungkan jumlah vaksinasi yang dilakukan di masing-masing negara, termasuk Indonesia.

    Data Bloomberg sendiri mencatat saat ini sudah ada 119 juta dosis vaksin didistribusikan dan disuntikkan ke orang-orang, termasuk di Indonesia. Dari data yang dirilis itu, Indonesia menempati urutan ke-10 dari negara- negara yang telah melakukan vaksinasi dengan jumlah yang cukup tinggi.

    Perhitungan 10 tahun tersebut, berdasarkan jumlah vaksinasi harian yang dilakukan di Indonesia. Berdasarkan data itu, per hari Indonesia melakukan vaksinasi sebanyak 60.433 dosis vaksin.

    Sedangkan, untuk mencapai herd immunity, vaksinasi harus mencakup 75 persen seluruh penduduk di Indonesia. Adapun, jumlah penduduk di Indonesia saat ini mencapai 267,7 juta. Adapun, jumlah kasus positif di Indonesia telah mencapai 1,134 juta dengan jumlah orang meninggal sebanyak 31.202 orang.

    Sementara itu, Israel menjadi negara pertama yang akan segera lepas dari pandemi, dengan kalkulasi vaksinasi sekarang sudah mencapai 35 persen dari seluruh penduduk. Sedangkan jumlah vaksinasi harian Israel mencapai 135.778 dosis per hari.

    CAESAR AKBAR | BISNIS

    Baca juga: Anggaran PEN Naik Jadi Rp 627,9 T, Sri Mulyani: Tantangan Covid-19 Dinamis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.