Tingkatkan Ekspor, KNEKS: Butuh Jaminan Sistem Produk Halal Terintegrasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaku usahaindustri kecil dan menengah menerima Sertifikat Halal di Bale Asri Pusdai Jabar, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 20 September 2017. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar membagikan 750 sertifikat halal bagi pelaku usaha di 27 kabupaten dan kota guna mendorong kesadaran mereka akan pentingnya sertifikasi dan standardisasi produk dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). ANTARA FOTO/Agus Bebeng

    Pelaku usahaindustri kecil dan menengah menerima Sertifikat Halal di Bale Asri Pusdai Jabar, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 20 September 2017. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar membagikan 750 sertifikat halal bagi pelaku usaha di 27 kabupaten dan kota guna mendorong kesadaran mereka akan pentingnya sertifikasi dan standardisasi produk dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). ANTARA FOTO/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah atau KNEKS, Ventje Rahardjo dibutuhkan jaminan sistem produk halal yang terintegrasi, seperti program sertifikasi halal bagi produk buatan dalam negeri.

    "Dalam rangka meningkatkan daya saing produk halal Indonesia di mata global, butuh jaminan sistem produk halal yang terintegrasi di Tanah Air," kata Ventje dalam diskusi Peran Perbankan Syariah dan Momentum Kebangkitan Industri Halal Dunia yang disiarkan secara virtual, Ahad, 7 Februari 2021.

    Menurutnya, sertifikasi halal mendorong pembukaan akses terhadap pasar global dan memperluas ekspor. Dengan begitu, kata dia, kualitas produk halal Indonesia akan meningkat di mata dunia.

    Jaminan sistem produk halal yang terintegrasi itu, kata dia, bisa diterapkan misalnya pada bahan baku, hasil pertanian, perkebunan, produk hewani, produk hasil perikanan, produk setengah jadi dan produk jadi.

    Hal itu, kata dia, membutuhkan sinergi dan koordinasi antara semua pihak terkait. Dia yakin, jika jaminan sistem produk halal yang terintegrasi terwujud, rantai pasokan dari produksi produk halal di Indonesia akan terbentuk dan saling menguntungkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.