Gerakan Jateng di Rumah Saja, Ganjar: Bukan Berarti Senin Lusa Bebas-bebasan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengenakan topeng Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melakukan aksi sosialisasi program  `Jateng di Rumah Saja`  di Jalan Jendral Sudirman, Solo, Jawa Tengah, Jumat, 5 Februari 2021. Aksi tersebut untuk mengajak masyarakat tetap berada di rumah pada akhir pekan. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Warga mengenakan topeng Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melakukan aksi sosialisasi program `Jateng di Rumah Saja` di Jalan Jendral Sudirman, Solo, Jawa Tengah, Jumat, 5 Februari 2021. Aksi tersebut untuk mengajak masyarakat tetap berada di rumah pada akhir pekan. ANTARA/Mohammad Ayudha

    "Kota Semarang saya 'ngikuti' sendiri, daerah lainnya juga masih 'on going' dan sudah menyampaikan laporan berupa foto dan video. Ada juga yang melaporkan seperti Pati, katanya pasarnya masih terlalu ramai," ujar Ganjar.

    Adapun mobilitas masyarakat di hari pertama pelaksanaan program ini dinilai cukup berkurang karena terbantu dengan curah hujan yang cukup tinggi pada hari ini. "Tapi Brebes tidak hujan, juga betul-betul sepi. Maka saya posting foto dan video dari Brebes itu," katanya. Ia pun berterima kasih atas bantuan semua pihak yang mensukseskan program tersebut.

    Meski begitu, program Gerakan Jateng di Rumah Saja hari pertama ini bukan tanpa kendala. Tapi berbagai persoalan diselesaikan dengan bantuan masyarakat juga.

    Ganjar Pranowo lalu mencontohkan di Magelang ada sekelompok anak muda dengan Gerakan Cantelan yang membantu menyukseskan program. Mereka juga memastikan masyarakat tetap mendapat bantuan bahan pokok dan meminta masyarakat tidak takut persoalan makan karena sudah menyiapkan.

    "Di sini teman-teman juga membantu mereka yang membutuhkan. Di rumah ibu saya di Kutoarjo juga ada yang membutuhkan bantuan, saya minta mereka datang ke rumah ibu saya dan dibantu. Jadi sebenarnya, hari pertama ini relatif berjalan baik," ujarnya.

    Program Gerakan Jateng di Rumah Saja diharapkan dapat mengurangi kerumunan serta angka positif Covid-19. Adapun program ini diatur dalam Surat Edaran Nomor 443.5/0001933 tentang peningkatan kedisiplinan dan pengetatan protokol kesehatan pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tahap II di Jawa Tengah.

    ANTARA

    Baca: Menjelang Jateng di Rumah Saja, Harga Sembako di Pasar Melonjak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.