Terpopuler Bisnis: Ahok Komentari Laba Pertamina, Pertumbuhan Ekonomi Minus

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama mendengarkan penjelasan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat meninjau ke kawasan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 21 Desember 2019. ANTARA

    Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama mendengarkan penjelasan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat meninjau ke kawasan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 21 Desember 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Jumat, 5 Februari 2021, dimulai dari pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengomentari laba perusahaan Rp 14 triliun sepanjang tahun 2020. 

    Selain itu ada berita tentang salah satu keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Dade Gunadi, yang mengaku tak berminat menuntut perusahaan manufaktur pesawat, Boeing Co, atas insiden yang terjadi. Lalu ada berita tentang Direksi PT Bursa Efek Indonesia atau BEI yang mencabut surat persetujuan anggota bursa (SPAB) dari PT OSO Sekuritas Indonesia. 

    Berikutnya, berita yang trending adalah Staf Khusus Presiden Jokowi Bidang Ekonomi, Arif Budimanta, yang mengatakan perekonomian Indonesia mengarah ke pemulihan. Selain itu ada berita tentang Eiger Indonesia Ronny Lukito mengakui bahwa insiden surat keberatan yang dikirimkan perusahaan kepada YouTuber bernama Dian Widiyanarko murni kesalahannya.

    Kelima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

    ADVERTISEMENT

    1. Pertamina Untung Rp 14 T, Ahok: Akibat Penghematan dari Segi Pengadaan

    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan salah satu faktor perseroan meraup untung US$ 1 miliar atau Rp 14 triliun pada pembukuan 2020. Ahok mengatakan perusahaan melalukan sejumlah penghematan.

    "Akibat penghematan dari segi pengadaan salah satunya," kata Ahok saat dihubungi Tempo pada Kamis petang, 4 Februari 2021.

    Laba bersih Pertamina pada akhir 2020 membalikkan kerugian pada semester I tahun itu. Pada paruh pertama tahun lalu, perusahaan minyak negara merugi US$ 767,91 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.