IHSG Menguat Tembus 6.115,79, Saham BRI dan Telkom Diborong Asing

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan di Jakarta, Jumat, 22 Januari 2021. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 1,66 persen atau 106,76 poin ke level 6.307,13. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini, Kamis, 4 Februari 2021 menguat hingga melampaui level 6.111,75 pada sesi prapembukaan. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG bergerak menguat 0,67 persen atau 40,93 poin ke level 6.118,67.

    Data RTI saat ini menunjukkan IHSG berada di level 6.115,79. Sebanyak 167 saham menguat, sedangkan 94 saham melemah, dan 150 masih stagnan pagi ini. Adapun investor asing mengawali perdagangan dengan net buy Rp 67,12 miliar.

    Investor asing terpantau memborong saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan net buy Rp 28,6 miliar, disusul oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dengan net buy Rp 13,4 miliar.

    Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher memperkirakan IHSG masih akan menguat. Namun penguatan ini sifatnya terbatas karena secara teknikal indeks masih bergerak dalam trend bearish jangka menengah. 

    “Investor diperkirakan tidak akan terlalu agresif karena masih menanti data GDP annual yang akan diumumkan hari Jumat,” tulis Dennies seperti dikutip dari publikasi riset hariannya, Kamis, 4 Februari 2021.

    Adapun level support IHSG berada di posisi 6.030 dan 5.983, sedangkan level resisten di posisi 6.130 dan 6.183.

    Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, IHSG parkir di level 6.077,74 setelah meningkat 33,9 poin atau 0,56 persen. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 284 saham menguat, 190 melemah, dan 152 lainnya tak beranjak dari posisinya semula.

    BISNIS

    Baca: DKI Kaji Opsi Lockdown Tiap Akhir Pekan, Bagaimana Dampaknya ke IHSG?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.