Luhut: Bos Lembaga Pengelola Investasi Diumumkan Paling Lambat Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan Direksi Lembaga Pengelola Investasi bakal diumumkan paling lambat pada pekan depan.

    "Saya pikir paling lambat pekan depan. Karena tanggal 15 mereka itu akan ada promosi yang diatur oleh ADIA dari United Emirat Arab itu ada beberapa fund besar yang akan diundang. Jadi harus selesai dong organisasinya," ujar dia dalam siaran video, Rabu, 3 Februari 2021.

    Kendati demikian, Luhut mengatakan belum bisa mengungkap siapa nama yang berpotensi kuat menjadi CEO di LPI. "Kalau CEO-nya, saya belum elok membuka di sini. Biarlah mereka yang mengumumkan," ujar dia.

    Luhut meyakini LPI bisa memainkan peran yang signifikan untuk pembangunan di Tanah Air. Apalagi, kata dia, Sovereign Wealth Fund yang dibangun pemerintah saat ini agak unik, yakni terbagi master fund, dan thematic fund.

    Thematic fund, ujar dia, nanti akan diisi dengan aset-aset dari BUMN sehingga bisa dibuat lebih efesien sehingga rantai pasoknya bisa lebih tinggi.

    "Mungkin seperti back door listing lah," ujar dia "Misalnya anak perusahaan Pertamina, Petrocemical kita chip in ke dalam itu kan bisa bikin jadi clean dibersihin, valuasi sekarang 70 miliar dolar AS bisa mungkin bisa 100 miliar dolar ke depan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.