6 Kali Video Call, Luhut Sebut Tesla Bakal Kirim Proposal Investasi Besok

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tesla Logo (www.autoevolution.com)

    Tesla Logo (www.autoevolution.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah sudah enam kali menggelar video call Tesla, terkait peluang perusahaan asal Amerika Serikat itu berinvestasi di Indonesia. Luhut mengatakan pemerintah segera mendapatkan proposal dari Tesla mengenai rencana investasi tersebut.

    "Ya kita belum tahu berapa besarnya tapi yang kami tahu dan kita belum bisa mendisclose terlalu detail ke publik. tapi kami sudah enam kali bervideo call dan NDA sudah selesai ditandatangani. Saya pikir hari ini atau besok kita akan menerima proposal dari mereka," ujar Luhut dalam siaran video, Rabu, 3 Februari 2021.

    Luhut mengatakan Tesla adalah satu dari beberapa perusahaan yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia. Ia mengatakan ke depannya akan ada perusahaan dari Cina, Korea, dan Jepang yang juga akan berinvestasi di Indonesia. "Itu sangat banyak dan angkanya saya pikir cukup besar sekali."

    Baca Juga: Mobil Listrik Tesla Model 3 Cacat Produksi, Elon Musk Jelaskan Detilnya

    Sebelumnya, Tesla menunda kunjungannya ke Indonesia. Sedianya perusahaan milik Elon Musk itu dijadwalkan datang ke Indonesia pada Januari 2021, namun kemudian ditunda ke Februari 2021 dan kembali ditangguhkan. "Jadi bukan batal, Hanya ditangguhkan karena restriksi pembatasan kunjungan orang asing," ujar juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, kepada Tempo, Selasa, 2 Februari 2021.

    Jodi mengatakan pemerintah tetap menjalin komunikasi dengan Tesla terkait perluang berinvestasi di Tanah Air. Komunikasi tetap dijalin meski tim dari perusahaan milik Elon Musk itu kembali menunda kunjungan ke Indonesia. "Komunikasi dengan Tesla tetap berlangsung melalui virtual," ujarnya.

    Jodi mengatakan tim Tesla saat ini sedang mempelajari berbagai peluang investasi di Indonesia, mulai dari pertambangan hingga produksi baterai lithium dan baterai kendaraan listrik. Di samping juga peluang kerja sama lain seperti starlink dan hyperlink.

    "Ya pastinya mereka akan mengirim tim ke Indonesia, namun situasi pandemi secara global memang berpengaruh terhadap jadwalnya," tutur Jodi.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengundang CEO Tesla Elon Musk untuk melihat Indonesia sebagai lokasi fasilitas landasan peluncuran roket SpaceX, serta membicarakan berbagai peluang investasi di Tanah Air.

    "CEO Tesla Elon Musk menanggapi undangan Presiden Joko Widodo dengan rencana mengirimkan timnya ke Indonesia pada bulan Januari 2021 untuk menjajaki semua peluang kerja sama tersebut," ujar Jodi Mahardi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 12 Desember 2020.

    Ajakan Jokowi itu bermula dari perbincangannya bersama Elon Musk melalui sambungan telepon pada Jumat, 11 Desember 2020. Didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jokowi dan Elon Musk membahas mengenai peluang investasi Tesla di Indonesia.

    Pada perbincangan tersebut, keduanya bertukar pandangan mengenai industri mobil listrik dan komponen utama baterai listrik. Kala itu, Jokowi juga mengajak Tesla untuk melihat peluang investasi untuk membangun landasan peluncuran roket di Tanah Air.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.