Stimulus Listrik Kini Bisa Dinikmati Lewat PLN Mobile, Simak Caranya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas PLN melakukan pencatatan meteran listrik secara langsung di rumah warga di kawasan Cipulir, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. Pencatatan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan listrik di rekening  bulan Juli 2020. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas PLN melakukan pencatatan meteran listrik secara langsung di rumah warga di kawasan Cipulir, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. Pencatatan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan listrik di rekening bulan Juli 2020. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN optimistis penyaluran stimulus listrik periode Februari 2021 bakal berjalan lancar. Stimulus ini diberikan untuk 32 juta pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA bersubsidi serta 459.000 pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA.

    “Untuk bulan Februari juga kami sudah siap untuk menyalurkannya. Kami menyadari stimulus listrik ini sangat membantu meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi, dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Februari 2021.

    Bagi masyarakat yang ingin memperoleh diskon token listrik stimulus Covid-19, khusus daya 450 VA, tutur Agung, cara paling mudah dapat dilakukan melalui Aplikasi PLN Mobile yang terdapat di Playstore atau Appstore.

    Setelah selesai mengunduh, pelanggan dapat masuk ke aplikasi PLN Mobile dengan cara membuka aplikasi PLN Mobile. Setelah itu, klik 'PLN Peduli Covid-19' pada bagian Info dan Promo. Lalu, masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter dan token gratis akan muncul. "Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.