Sandiaga Uno Bicara soal Labuan Bajo, dari Stimulus hingga Trash Hero

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana senja Labuan Bajo yang memikat wisatawan. Dok. Kemenparekraf

    Suasana senja Labuan Bajo yang memikat wisatawan. Dok. Kemenparekraf

    Namun, Sandiaga melihat masih ada masalah di tengah perkembangan pesat Labuan Bajo. Dari laporan beberapa warga yang ia temui, masyarakat setempat mengeluhkan banyaknya sampah yang tidak terolah. Politikus Partai Gerindra itu bertutur, setidaknya ada 30 ton sampah setiap hari di Labuan Bajo.

    Untuk mengatasi masalah itu, Sandiaga mengajak komunitas peduli lingkungan untuk mengedukasi masyarakat cara mengelola sampah. “Saya akhirnya belajar dan mengajak komunitas trash hero,” katanya.

    Selain sisi lingkungan, yakni dari sektor ekonomi, Sandiaga melihat masyarakat pelaku usaha pariwisata lokal sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. Karena itu, untuk membangkitkan kembali perekonomian lokal, Sandiaga menyebut perlu adanya stimulus seperti pinjaman lunak dan pelebaran dana hibah.

    “Kita harap pemerintah mestinya tanggap apa yang jadi aspirasi masyarakat dan apalagi Labuan Bajo ditunjuk sebagai tuan rumah G20. Kita harus pastikan pembangunan Bajo terutama aspek pariwisata harus berkelanjutan dan berkearifan lokal, menampung masyarakat, dan berkualitas,” tutur Sandiaga Uno.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | TIM MAJALAH TEMPO

    Baca: Rutin Diskusi dengan Jokowi, Sandiaga Uno Pernah Usul Tak Beri Bansos Sembako


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.