Diresmikan Jokowi, Saham Bank Syariah Indonesia Menguat 18 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Syariah Indonesia. ANTARA

    Bank Syariah Indonesia. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melonjak di awal sesi kedua perdagangan hari ini, Senin, 1 Februari 2021. Bank ini akan menjadi salah satu kekuatan baru dalam dunia perbankan Tanah Air.

    Berdasarkan data Bloomberg, saham BRIS terpantau menguat 440 poin atau 18 persen ke level 2.880 pada pukul 13.45 WIB. Di awal perdagangan, saham BRIS sempat anjlok 120 poin atau 4,92 persen ke level 2340.

    Namun, menjelang akhir sesi sesi pertama, saham BRIS berbalik menguat hingga ditutup di zona hijau. Penguatan berlanjut hingga awal sesi kedua yang mana terdapat sesi peresmian merger tiga bank syariah milik negara. Acara dimulai pukul 13.30 WIB dan disaksikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Presiden Jokowi mengatakan merger bank syariah merupakan momen bersejarah yang penting bagi perkembangan industri keuangan syariah. Dia menyebut, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia sudah seharusnya berperan lebih banyak dalam keuangan syariah dunia.

    "Saya menyambut baik peluncuran Bank Syariah Indonesia. saya berharap bisa berkontribusi besar dalam mensejahterakan umat dan seluruh rakyat Indonesia," ujarnya dalam acara peresmian Bank Syariah Indonesia.

    Hingga pukul 13.42 WIB, total transaksi perdagangan saham BRIS mencapai 482 juta lembar dengan nilai transaksi Rp 1,17 triliun. Investor asing mencetak net buy sebesar Rp 37,85 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.