Selama 2020 Kunjungan Turis Turun 75 Persen, BPS: Paling Rendah di Desember

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto berbicara kepada wartawan, sesuai pemaparan Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018, di Kantor Badan Pusat Statistik, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin 29 Juli 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto berbicara kepada wartawan, sesuai pemaparan Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018, di Kantor Badan Pusat Statistik, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin 29 Juli 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat jumlah wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia selama tahun 2020 mencapai 4,02 juta kunjungan.

    "Kondisi ini menurun sebesar 75,03 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 16,11 juta kunjungan," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Senin, 1 Februari 2021.

    Dia mengatakan jumlah kunjungan wisman itu terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 1,67 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 1,02 juta kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 1,33 juta kunjungan.

    Sedangkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia Desember 2020 mencapai 164,09 ribu kunjungan. Jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman bulan Desember 2019 yang berjumlah 1,38 juta kunjungan, jumlah kunjungan wisman Desember 2020 mengalami penurunan tajam sebesar 88,08 persen.

    Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya November 2020, jumlah kunjungan wisman bulan Desember 2020 terjadi peningkatan sebesar 13,58 persen.

    Dilihat berdasarkan pintu masuknya, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia melalui pintu masuk udara sebanyak 23,60 ribu kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 44,48 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 96,01 ribu kunjungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.