IHSG Anjlok dan Rupiah Menguat pada Pembukaan Perdagangan, Ini Faktor Pemicunya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Senin, 1 Februari 2021. Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka melemah di level 5.856,77.

    Hingga pukul 09.04 WIB, indeks anjlok 104 poin atau 1,77 persen ke level 5.759,42. Kinerja di awal sesi hari ini melanjutkan tren bearish sejak akhir bulan lalu. Saham perbankan dilego asing sedangkan saham dua emiten anyar menyentuh batas auto reject atas (ARA).

    Pada penutupan sesi Jumat pekan lalu, IHSG ditutup anjlok 1,96 persen atau 117,03 poin menjadi 5.862,35. Level tersebut melemah 1,95 persen dibandingkan dengan penutupan IHSG akhir 2020, di posisi 5.979,07.

    Di awal perdagangan, sebanyak 242 saham melemah, 132 saham stagnan, dan hanya 81 saham menguat. Hampir seluruh sektor melemah, kecuali teknologi. Pelemahan terdalam dialami sektro industri sebesar -2,22 persen.

    Di lain pihak, saham dua emiten anyar meroket. Saham PT Bank Net Syariah Tbk. melonjak 34,95 persen ke level 139. Adapun saham PT Damai Sejahtera Abadi Tbk. juga melesat 34,65 persen ke level 136.

    Hari ini, Badan Pusat Statistik akan melaporkan inflasi Januari 2020. Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak efektif mengurangi laju penyebaran virus coroan (Covid-19).

    Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama sebelumnya mengatakan berdasarkan rasio fibonacci, level support maupun resistance IHSG berada 5.699,45 hingga 5.992,73. Dia menambahkan, indikator MACD atau moving average convergence divergence telah membentuk pola dead cross di area positif. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.