Terpopuler Bisnis: Pengurus MES Pilihan Erick Thohir hingga Bandara JB Soedirman

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir, sebelum melakukan pertemuan tertutup dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021. Tim khusus terkait vaksin Covid-19 dibentuk sebagai pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri BUMN Erick Thohir, sebelum melakukan pertemuan tertutup dengan pimpinan KPK di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021. Tim khusus terkait vaksin Covid-19 dibentuk sebagai pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Ahad, 31 Januari 2021, dimulai dari kepengurusan Masyarakat Ekonomi Syariah yang dipilih Ketua Umum Erick Thohir hingga soal landasan pacu Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga rampung.

    Adapula berita tentang Kemnaker mengakui APBN 2021 tidak mengalokasikan dana bantuan subsidi upah (BSU) dan Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang menciptakan inovasi pemantauan limbah air industri secara real time.

    Berikut berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang kemarin:

    1. Erick Thohir Masukkan Pengusaha Kelas Kakap di Kepengurusan MES, Siapa Saja?

    Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Menteri BUMN Erick Thohir, langsung tancap gas untuk mencari orang guna mengisi struktur Pengurus Pusat MES.

    Menariknya dalam daftar pengurus pusat yang tunjuk oleh Erick Thohir, bertabur nama pengusaha yang notabene berasal dari kalangan pengusaha konvensional alias non-syariah.

    Dalam struktur Dewan Penyantun, misalnya, Erick memasukkan nama pengusaha kelas kakap seperti bos Indika Energi Arsjad Rasjid, Ketua Kadin Roeslan P Roeslani, dan CEO ABM Investama Rachmat Mulyana.

    Selain itu ada juga nama putra taipan pemilik Djarum Group Robert Budi Hartono, Martin Hartono, Arini (Ninin) Subianto, dan pengusaha Farhat Brachma.

    Sementara itu, untuk jajaran pengurus harian Erick memasukkan nama Teten Masduki, Muhammad Lutfi, dan Bahlil Lahadalia sebagai Wakil Ketua Umum. Jabatan Sekjen MES dijabat Iggi H. Achsien, dan Bendahara Umum diisi oleh Hery Gunardi, kandidat Dirut Bank Syariah Indonesia.

    Adapun dalam Rancangan Badan Pengurus Harian MES yang akan membantu Erick sebagai Ketua Umum terdiri dari 3 (tiga) Wakil Ketua Umum, 1 (satu) orang Sekretaris Jenderal, 1 (satu) Bendahara Umum, 7 (tujuh) Ketua, 7 (tujuh) sekretaris, 7 (tujuh) bendahara dan 4 (empat) koordinator wilayah.

    Baca berita selengkapnya di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.