Respons Positif, Petani Temanggung Mulai Rutin Ekspor Asparagus ke Singapura

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petani membersihkan hasil panen asparagus sebelum dilakukan pengepakan untuk dijual. (ANTARA/Heru Suyitno)

    Seorang petani membersihkan hasil panen asparagus sebelum dilakukan pengepakan untuk dijual. (ANTARA/Heru Suyitno)

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Petani Asparagus Temanggung (APAT) Jawa Tengah menjajaki ekspor asparagus ke Singapura melalui pihak ketiga perusahaan Bloom Agro Jakarta.

    Ketua APAT Basori Supriyanto mengatakan pihaknya telah mencoba mengirim asparagus melalui Bloom Agro sebanyak 50 kilogram ke Singapura. "Kelihatannya mendapat respons bagus dan rencananya mulai minggu ketiga Februari 2021 akan dilakukan pengiriman secara rutin ke negara tersebut," katanya, Minggu, 31 Januari 2021.

    Baca Juga: Komoditas Utama, Asparagus Dongkrak Ekonomi Warga Badung

    Ia menuturkan rencananya pengiriman dilakukan seminggu dua kali dengan volume 100-150 kilogram setiap kali pengiriman dengan grade yang bagus. "Permintaan sesuai standar mereka, yakni grade A atau grade B dengan harga Rp 60.000 per kilogram," katanya.

    Basori menyebutkan selama ini pihaknya sudah mengirim asparagus untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri ke beberapa kota, antara lain Bandung, Bogor, Jakarta, dan Yogyakarta.

    Khusus untuk Bloom Agro, katanya dalam dua bulan terakhir setiap minggu bisa menyerap 1-1,5 kuintal asparagus dari Temanggung."Perusahaan tersebut menyerap semua grade, baik A, B maupun grade C untuk kebutuhan dalam negeri," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.