Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Jelaskan Pajak Pulsa dan Krisis Pandemi 10 Tahun

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada hari Sabtu 30 Januari dimulai dari unggahan Sri Mulyani di medsos soal pajak pulsa dan token dan Mari Pangestu menyebut krisis akibat pandemi bisa terasa hingga 10 tahun.

    Selain itu ada juga berita tentang rencana Bambang Brodjonegoro mengganti metode swab covid menjadi saliva dan penjelasan staf Sri Mulyani soal anggapan dana wakaf membiayai APBN. Berikut berita trending pada hari kemarin: 

    1. Heboh Pulsa dan Token Listrik Dipajaki, Sri Mulyani Unggah Ini pada Dini Hari

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan soal pemajakan atas pulsa, kartu perdana, token listrik, dan voucer melalui akun Instagram resminya pada Sabtu dini hari, 30 Januari 2021.

    Tak seperti biasanya, postingan Sri Mulyani kali ini berisi teks sebanyak 6 halaman dengan latar belakang warna hitam dan tulisan berwarna putih. Di halaman terakhir, seluruh kalimat ditulis dengan huruf kapital. 

    Sejak lima jam yang lalu diunggah hingga berita ini ditayangkan, postingan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut terpantau sudah berkembang viral dengan menuai 811 komentar. Selain itu unggahan itu telah disukai oleh lebih dari 20 ribu warganet. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.