Wamenkeu Sebut 400 Ribu Vaksin Covid-19 Disuntikkan: Ada yang Sudah Dapat 2 Kali

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Jakarta, Rabu, 6 November 2019. ANTARA

    Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Indonesia Banking Expo 2019 di Jakarta, Rabu, 6 November 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan menyediakan tidak kurang lagi Rp 73 triliun untuk program vaksinasi Covid-19. Pasalnya, ia mengatakan program dengan vaksin Covid-19 ini adalah salah satu game changer dalam pemulihan ekonomi nasional.

    Berdasarkan worlds in numbers, tutur Suahasil, saat ini vaksin Corona sudah disuntikkan ke sekitar 400 ribu orang di Tanag Air. "Saat ini, tadi pagi saya lihat di data world in numbers itu sekitar 400 ribu vaksin sudah disuntikkan. Ada yang sudah dapat dua kali," ujar Suahasil dalam webinar, Sabtu, 30 Januari 2021.

    Pemerintah menargetkan untuk bisa memvaksinasi 181,6 juta penduduk. Vaksinasi itu akan diberikan secara gratis dengan biaya dari APBN untuk membeli, mendistribusikan, dan menyuntikkan vaksin.

    "Kami akan teruskan ini dan akan kami sediakan vaksinasi gratis. Ini untuk memastikan intervensi kesehatan adalah yang paling utama," tutur Suahasil.

    Kendati demikian, Suahasil mengatakan dari 400 ribu orang yang sudah disuntik itu, belum semuanya menerima suntikan kedua karena menyesuaikan periode dari suntikan pertama. Presiden Joko Widodo yang mendapat suntikan pertama pada 13 Januari 2021, disuntik kembali pada 27 Januari 2021 lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.